BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan uraian permasalahan, analisa serta upaya pemecahan masalah yang dilaksanakan dengan menggunakan USG dan Metode Kepner Tregoe yang telah dikemukakan pada bab bab sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1. Kendala utama yang dihadapi guna mewujudkan optimalisasi kepuasan masyarakat pada kinerja Bappeda Kab. Purbalingga adalah karena Kurang optimalnya kinerja pelayanan kehumasan pada Subbag Umum Bappeda Kab. Purbalingga
2. Untuk dapat mewujudkan optimalisasi kinerja pelayanan kehumasan, masalah yang paling mendesak adalah dengan mewujudkan optimalisasi koordinasi dan rentang manajemen kehumasan di Bappeda Kab. Purbalingga
3. Selanjutnya guna menwujdukan koordinasi dan rentang manajemen yang optimal dibutuhkan sasaran spesifik yang optimal, yaitu optimalisasi kinerja aparat terhadap pemahaman fungsi dan peran penting kehumasan di Bappeda Kabupaten Purbalingga
4. Dengan adanya rapat koordinasi rutin seluruh stakeholders kehumasan diharapkan dapat mewujudkan optimalisasi kinerja aparat terhadap pemahaman fungsi dan peran penting kehumasan di Bappeda Kabupaten Purbalingga guna mewujudkan kepuasan masyarakat atas kinerja Bappeda Kabupaten Purbalingga.
B. Saran
Untuk dapat mencapai kesimpulan akhir sebagaimana tersebut diatas maka saran yang dapat diberikan adalah :
1. Untuk melaksanakan dan mengendalikan kegiatan pokok/prioritas sebagaimana analisi diatas, perlu ditunjang dengan pelaksanaan yang sinergis antara pemangku kepentingan dan semua obyek yang berkepentingan, sehingga tidak mengakibatkan tumpang tindihnya suatu kegiatan.
2. Tindak lanjut kegiatan harus dilaksanakan secara simultan dan berkesianambungan sehingga program dapat berjalan dan dapat menjadi indikator keberhasilan serta forum evaluasi pelaksanaan kegiatan secara general dan bukan hanya kebutuhan sub sector saja

Komentar Terakhir